Potretkita.com | Kota Bekasi – Suasana kompleks Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mendadak menjadi perhatian pada Kamis (17/9/2026).
Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI datang dan melakukan pemeriksaan di sejumlah instansi Pemkot Bekasi. Sejumlah dokumen pun disisir dan dikumpulkan dari beberapa ruangan.
Informasi sementara yang diperoleh di lokasi menyebutkan, sedikitnya empat titik didatangi tim penyidik.
Lokasi tersebut meliputi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bagian Perekonomian Setda, serta kantor BUMD PT Migas Kota Bekasi.
Aktivitas pemeriksaan masih berlangsung hingga Kamis sore. Tim penyidik terlihat berada di dalam area perkantoran dan melakukan pemeriksaan dokumen dari satu ruangan ke ruangan lainnya.
Di tengah pemeriksaan tersebut, aktivitas pelayanan dan pegawai di lingkungan Pemkot Bekasi tetap berjalan.
Pantauan sekitar pukul 16.30 WIB, sejumlah ASN masih terlihat beraktivitas di lantai dasar kantor Bapenda Kota Bekasi. Sementara pemeriksaan tim Kejagung berlangsung di bagian lantai atas gedung.
Kehadiran penyidik dari lembaga penegak hukum pusat itu juga menarik perhatian awak media. Sejumlah jurnalis nasional dan lokal masih berada di sekitar gedung untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
Meski pemeriksaan berlangsung cukup intensif, hingga Kamis sore belum ada penjelasan resmi mengenai perkara yang tengah ditangani Kejagung.
Belum diketahui secara resmi apakah penyisiran dokumen tersebut berkaitan dengan perkara dugaan korupsi tertentu atau perkara lainnya.
Pihak Kejaksaan Agung belum menyampaikan keterangan mengenai objek perkara, dokumen yang diperiksa, maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan kegiatan tersebut.
Pemerintah Kota Bekasi dan kepala instansi yang menjadi lokasi pemeriksaan juga belum memberikan pernyataan resmi.
Dengan demikian, informasi mengenai alasan kedatangan dan pemeriksaan tim Kejagung di lingkungan Pemkot Bekasi masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang.





Komentar