Potretkita.com | Jakarta – Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) memasuki pekan ke-100 pada Jumat (6/11/2026). Konsisten mengusung pola roadshow atau berkeliling dari satu wilayah ke wilayah lainnya, kegiatan sosial yang diinisiasi kalangan wartawan lintas media ini terus menyasar masyarakat yang membutuhkan bantuan secara langsung.
Melalui pola jemput bola, Tim PJBW mendatangi penerima manfaat di sepanjang perjalanan untuk memastikan paket makanan dan minuman yang dibagikan tepat sasaran. Kelompok penerima manfaat tersebut meliputi pemulung, pengemudi ojek online (ojol), keluarga prasejahtera, pekerja harian, hingga masyarakat dengan penghasilan tidak menentu.
Selama pelaksanaannya, tim tidak terlalu kesulitan menemukan masyarakat yang membutuhkan. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, Tim PJBW justru kewalahan karena keterbatasan tenaga wartawan maupun relawan yang terlibat langsung di lapangan.
Pada kegiatan pekan ke-100, Tim PJBW mengawali aksi berbagi dengan menyambangi para petani kebun kangkung dan bayam di Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Sebanyak 15 paket makanan dan minuman disalurkan kepada para petani tersebut.
Perjalanan kemudian berlanjut melalui jalur Tol Becakayu (Bekasi–Kalimalang–Kampung Melayu). Di sepanjang perjalanan, tim menemukan lima petugas yang sehari-hari bertugas merawat tanaman dan memelihara lingkungan jalan tol.
Kelima petugas tersebut sempat terkejut ketika menerima paket makanan dan minuman dari Tim PJBW. Apalagi, pembagian berlangsung bertepatan dengan waktu makan siang sehingga bantuan tersebut dapat langsung dimanfaatkan.
Setelah itu, Tim PJBW kembali membagikan 25 paket makanan dan minuman kepada masyarakat di kawasan flyover KH Noer Ali, Kota Bekasi. Penerima manfaat berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pemulung, keluarga prasejahtera, hingga warga penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
Aksi sosial berikutnya menyasar warga di Jalan DI Panjaitan serta kawasan Cipinang Besar Utara dan Cipinang Besar Selatan, tepatnya di sekitar Bassura Mall. Sebanyak 10 paket makanan dan minuman dibagikan kepada keluarga prasejahtera, pemulung, serta Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas).
Menjelang waktu istirahat untuk menunaikan salat Jumat, Tim PJBW kembali menemui sekitar 15 penerima manfaat. Mereka terdiri atas pekerja harian PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pengemudi ojek online, serta pedagang minuman yang memiliki penghasilan tidak menentu.
Di antara penerima manfaat tersebut, terdapat pula seorang pendatang asal Tasikmalaya yang sedang berwisata di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur.
Usai menunaikan salat Jumat, kegiatan berbagi dilanjutkan di kawasan Jalan Pahlawan Revolusi, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Sebanyak 10 paket makanan dan minuman kembali disalurkan kepada sejumlah penerima manfaat, antara lain pengamen berkostum badut, Supeltas, pedagang kecil, dan masyarakat umum.
Sebagai lokasi terakhir, Tim PJBW menyambangi kawasan BKT Cipinang Muara. Di lokasi ini, sekitar 20 penerima manfaat mendapatkan paket makanan dan minuman. Mayoritas merupakan warga PMKS, selain pedagang kecil dengan penghasilan tidak menentu serta petugas PJLP yang sedang menjalankan tugas merawat tanaman.
Penanggung jawab PJBW, Agus Santosa, menjelaskan bahwa pola roadshow dan pembagian langsung kepada masyarakat merupakan ciri khas kegiatan sosial tersebut sejak pertama kali digelar.
Menurutnya, perjalanan hingga mencapai pekan ke-100 menjadi bukti konsistensi kegiatan ibadah sosial yang diinisiasi dan digerakkan oleh kalangan wartawan lintas media.
“Dalam perkembangannya, PJBW juga memperoleh dukungan dari berbagai kalangan, termasuk relasi media, profesional, artis, pengacara, pimpinan lembaga sosial kemasyarakatan, hingga individu yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan berbagi, ” ujarnya.
Agus menyampaikan, dukungan berbagai pihak tersebut menjadi salah satu faktor yang turut menjaga keberlangsungan program hingga mencapai pelaksanaan ke-100.
Ke depan, PJBW berencana memperluas jangkauan kegiatan sosial dengan menyambangi yayasan yatim piatu dan dhuafa serta pondok pesantren.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat program sekaligus menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.
Memasuki pekan ke-100, PJBW tidak hanya mempertahankan tradisi berbagi setiap Jumat, tetapi juga terus membawa semangat kepedulian sosial melalui keterlibatan wartawan dan berbagai elemen masyarakat.








Komentar