Respons Cepat Tragedi Truk Molen Bekasi, Jasa Raharja Pastikan Korban Diperhatikan

Daerah0 Dilihat

Potretkita.com | Kota Bekasi – Kepedulian terhadap korban kecelakaan lalu lintas ditunjukkan PT Jasa Raharja Cabang Bekasi bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi Kota. Kedua instansi tersebut bergerak cepat mengunjungi para korban kecelakaan maut truk molen yang terguling di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026) malam.

Foto: Kepala Jasa Raharja Cabang Bekasi Eko Prasetyo saat menjenguk korban kecelakaan truk molen.

Kepala Jasa Raharja Cabang Bekasi, Eko Prasetyo, didampingi Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Joko Sembodo, mendatangi langsung rumah sakit tempat para korban menjalani perawatan medis.

Langkah tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus komitmen kedua instansi dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak kecelakaan lalu lintas.

Eko Prasetyo menjelaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Terlebih, pelayanan terhadap korban kecelakaan membutuhkan respons cepat, koordinasi, serta perhatian dari berbagai pihak terkait, ” ujar Eko Prasetyo. Senin (2/11/2026).

Sinergi Jasa Raharja dan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota diharapkan mampu memastikan proses penanganan korban berjalan dengan baik, sekaligus memberikan kepastian pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagaimana diketahui, kecelakaan maut tersebut melibatkan satu unit truk molen yang terguling di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Insiden tragis itu menyebabkan sejumlah orang meninggal dunia dan korban lainnya mengalami luka-luka.

Di tengah situasi pascakecelakaan, kehadiran jajaran Jasa Raharja dan Satlantas menjadi bagian penting dalam memastikan para korban mendapatkan perhatian yang dibutuhkan.

Tidak hanya berfokus pada penanganan awal, koordinasi kedua instansi juga diarahkan untuk memastikan hak-hak korban kecelakaan lalu lintas dapat terpenuhi sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Upaya tersebut sekaligus mempertegas pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam memberikan pelayanan publik, khususnya dalam penanganan peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

“Peristiwa kecelakaan truk molen di Rawalumbu ini menjadi peringatan serius bagi seluruh pengguna jalan agar semakin meningkatkan kewaspadaan, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, ” ujarnya.

Menurutnya, Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, melainkan kepentingan bersama.

“Dengan meningkatkan kesadaran berlalu lintas, risiko kecelakaan di jalan raya diharapkan dapat ditekan sehingga tragedi serupa tidak kembali terjadi, ” pungkasnya.

Komentar