Bupati Bekasi Ajak Warga Lestarikan Budaya Lokal di Tengah Keberagaman Masyarakat

Uncategorized0 Dilihat

potretkita.com | Bekasi – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Dr. Eka Surya Admaja menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal Bekasi di tengah pesatnya perkembangan daerah yang kini menjadi kawasan industri dan hunian multikultural.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan silaturahmi budaya dalam rangka perayaan Lebaran Bekasi. Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Bekasi menyampaikan bahwa Kabupaten Bekasi merupakan daerah dengan masyarakat yang sangat beragam karena menjadi tujuan banyak pendatang dari berbagai daerah bahkan negara.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa hadir dalam acara silaturahmi budaya Bekasi. Kita harus menyadari bahwa Bekasi adalah daerah yang multikultur. Banyak masyarakat dari berbagai daerah datang dan menetap di sini,” ujarnya. Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, perkembangan industri di Kabupaten Bekasi menjadi salah satu faktor yang membuat daerah ini dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang. Saat ini tercatat terdapat sekitar 7.800 perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bekasi, dengan keterlibatan investor dari puluhan negara.

“Kurang lebih ada sekitar 7.800 perusahaan di Bekasi dan investor dari sekitar 48 negara yang datang ke Indonesia dan beraktivitas di wilayah kita. Karena itu Bekasi menjadi daerah yang sangat beragam,” jelasnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa keberagaman tersebut tidak boleh membuat masyarakat melupakan identitas budaya asli Bekasi. Tradisi dan nilai-nilai lokal harus tetap dijaga sebagai bagian dari warisan budaya daerah.

Salah satu contoh budaya yang disinggung adalah tradisi “nyorog”, yakni kebiasaan anak atau generasi muda mengunjungi orang tua atau tokoh yang lebih tua sebagai bentuk penghormatan, khususnya saat momen hari raya.

“Tradisi nyorog itu bagian dari etika dan nilai luhur masyarakat kita. Anak datang kepada orang tua, bersilaturahmi dan meminta restu. Nilai seperti ini sangat baik dan harus terus dijaga,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi memiliki komitmen untuk terus menjaga dan melestarikan berbagai tradisi serta budaya lokal yang hidup di tengah masyarakat.

“Kedepannya berbagai budaya yang ada di Bekasi akan terus kita jaga dan lestarikan. Ini penting agar generasi muda tidak kehilangan jati dirinya,” ungkapnya.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda yang akan menjadi penerus nilai-nilai budaya daerah.

“Kita ingin budaya ini tetap hidup dan diwariskan kepada anak-anak kita di masa depan. Dengan begitu, Bekasi tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri, tetapi juga memiliki kekayaan budaya yang kuat,” tutupnya.

Komentar