potretkita.com, Kota Bekasi – Program pembinaan sepak bola usia dini MaPAN (Masa Depan Anak PAN) resmi diluncurkan di Kota Bekasi. Program ini menjadi langkah awal dalam upaya sistematis mencetak bibit-bibit unggul sepak bola yang diharapkan mampu bersaing hingga level nasional dan internasional
Sekretaris Fraksi PAN Abdul Muin Hafied, menjelaskan bahwa MaPAN merupakan program strategis yang dimulai dari Kota Bekasi sebagai daerah percontohan. Program ini dirancang untuk menjaring serta membina pemain-pemain potensial yang berasal dari sekolah-sekolah dan klub sepak bola usia dini di wilayah Kota Bekasi.
“MaPAN ini adalah program awal yang dimulai di Kota Bekasi dan ke depan diharapkan dapat dikembangkan secara nasional. Fokus utamanya adalah pembibitan pemain muda sejak dini,”ujar Politisi Senior. Minggu, (25/1/2026).
Menurutnya, peluncuran MaPAN di Bekasi menjadi yang pertama kali dilakukan secara resmi. Ke depan, program serupa akan dilaksanakan di berbagai daerah lain sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembinaan sepak bola nasional.
Abdul Muin Hafied menegaskan, program ini tidak hanya berorientasi pada pembinaan teknis olahraga, tetapi juga membuka peluang pendidikan bagi para peserta. Pemain-pemain muda yang terpilih nantinya berpotensi mendapatkan fasilitas pendidikan secara gratis serta diarahkan untuk bergabung dengan sekolah sepak bola (SSB) yang memiliki standar pembinaan berkelanjutan.
“Harapannya, MaPAN mampu mengait dan membina bibit-bibit yang benar-benar memiliki potensi. Mereka akan dipersiapkan secara matang, baik dari sisi kemampuan bermain maupun pembinaan jangka panjang, untuk menjadi pemain nasional di masa depan,” jelasnya.
Program MaPAN juga mendapat dukungan penuh dari jajaran pusat Partai Amanat Nasional (PAN).
Abdul Muin Hafied menyampaikan bahwa inisiatif ini sejalan dengan gagasan Sekretaris Jenderal DPP PAN Eko Patrio dan diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan prestasi sepak bola Indonesia di kancah internasional.
“Kita berharap program ini bisa berjalan berkelanjutan dan melahirkan pemain-pemain nasional dari Kota Bekasi. Dengan pembinaan yang terarah, Indonesia ke depan harus mampu berprestasi dan menjadi juara di level internasional,” pungkasnya.
Peluncuran MaPAN di Kota Bekasi menandai komitmen kuat berbagai pihak dalam membangun fondasi sepak bola nasional melalui pembinaan usia dini yang terstruktur, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi jangka panjang.





Komentar