Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Drama Kolosal Budaya Nusantara di SMPN 38

Pendidikan0 Dilihat

potretkita.com | Kota Bekasi – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri pagelaran drama kolosal bertajuk “Cakrawala Budaya Nusantara” yang digelar di SMPN 38 Kota Bekasi. Kegiatan ini menjadi ajang kreativitas siswa sekaligus sarana pelestarian budaya di lingkungan pendidikan.

Acara tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, camat, lurah, unsur Forkopimda, para guru, serta orang tua siswa. Kehadiran para pejabat daerah menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi seni dan budaya di kalangan pelajar.

Pagelaran berlangsung meriah dengan berbagai penampilan yang memukau. Para siswa menampilkan drama kolosal yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara, dipadukan dengan alur cerita yang sarat nilai tradisi, kebhinekaan, dan semangat kebangsaan.

Tidak hanya menjadi hiburan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari evaluasi ujian praktik akhir mata pelajaran seni budaya dan kokurikuler. Dalam kesempatan tersebut, siswa juga memamerkan program “Echo-Fashion Creative”, yakni karya kreatif berbasis kepedulian terhadap lingkungan melalui pengolahan bahan yang lebih ramah lingkungan.

Selain pertunjukan seni, pengunjung juga dapat menikmati berbagai kuliner khas Nusantara yang disajikan oleh siswa dan panitia. Beragam makanan sehat berbahan rempah tradisional menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner lokal yang bernilai gizi tinggi.

Suasana acara semakin semarak dengan hadirnya sejumlah stan dari berbagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Stan tersebut menampilkan beragam hasil karya dan keahlian teknis siswa, mulai dari bidang teknologi hingga keterampilan vokasi yang aplikatif.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bekasi menegaskan pentingnya kegiatan kreatif seperti ini bagi pengembangan karakter generasi muda.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa tidak hanya mampu mengembangkan bakat seni, tetapi juga memahami pentingnya budaya, inovasi, serta keterampilan praktis dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Abdul Harris Bobihoe.

Kegiatan tersebut menunjukkan komitmen dunia pendidikan di Kota Bekasi dalam menciptakan ruang belajar yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan kreativitas, budaya, dan keterampilan siswa. Dengan demikian, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi muda yang kreatif, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Komentar