potretkita.com | Semarang – PT Jasa Raharja terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat pengguna transportasi umum, termasuk melalui penguatan kolaborasi dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol) di berbagai daerah.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Jasa Raharja dalam forum silaturahmi bersama perwakilan pengemudi ojol dari 12 Polda. Kegiatan ini digelar di sela Rapat Koordinasi (Rakor) Pembina Samsat Tahun Anggaran 2026 di Semarang, Selasa (22/4/2026).
Forum silaturahmi ini diinisiasi dan difasilitasi oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. Turut hadir Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol. Prianto, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, serta Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol. Aries Syahbudin.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus berupaya menghadirkan pelayanan prima melalui berbagai kolaborasi lintas sektor, termasuk dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.
Dalam sambutannya, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menekankan pentingnya pembentukan wadah kolaboratif bagi pengemudi ojol di seluruh Indonesia.
“Kami mendorong terbentuknya asosiasi ojol nusantara sebagai wadah komunikasi, edukasi, dan kolaborasi dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan,” ujarnya.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, forum ini sejalan dengan berbagai program kolaborasi yang telah dijalankan Jasa Raharja bersama kepolisian dan komunitas transportasi di berbagai daerah.
“Forum ini memperkuat bahwa sinergi keselamatan transportasi bukan hanya konsep di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kolaborasi nyata di lapangan,” kata Awaluddin.
Ia menambahkan, Jasa Raharja juga tengah menyiapkan sejumlah program bersama Korlantas Polri, termasuk penanganan gawat darurat korban kecelakaan lalu lintas.
Program ini bertujuan menekan tingkat fatalitas korban melalui respons cepat pada fase krusial pascakecelakaan. Upaya tersebut didukung platform digital JRku yang dapat diunduh oleh pengemudi ojol.
Melalui aplikasi tersebut, pengemudi dapat melaporkan kejadian kecelakaan secara cepat sehingga penanganan korban dapat dilakukan pada masa krusial atau golden period.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat respons penanganan kecelakaan sekaligus menurunkan angka fatalitas korban di jalan.






Komentar