Pagar Galaxy Jadi Sorotan, Pemkot Bekasi Nilai Ganggu Keselamatan di Tikungan

Daerah0 Dilihat

potretkita.com | Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan pagar kawasan Galaxy yang dinilai mengganggu pandangan pengguna jalan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.

Dinas Tata Ruang Kota Bekasi telah mengirimkan surat resmi kepada pihak terkait agar segera melakukan penyesuaian terhadap bangunan pagar tersebut.

Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Arif Maulana, menegaskan bahwa evaluasi dilakukan setelah pihaknya menemukan adanya gangguan terhadap fungsi jalan, terutama di lokasi yang berada pada area tikungan.

“Yang menjadi perhatian kami adalah aspek keselamatan. Pagar itu menghalangi pandangan pengguna jalan sehingga perlu dilakukan penyesuaian,” ujar Arif. Saat ditemui di kantor wali kota, pada kamis (16/7/2026).

Selain faktor keselamatan, pemerintah juga menyoroti aspek estetika kawasan perkotaan dan kenyamanan masyarakat. Menurut Arif, solusi yang sedang dibahas bukan semata pembongkaran total, melainkan penataan ulang melalui pemangkasan atau penyesuaian ketinggian bangunan.

Ia menegaskan bahwa setiap pembangunan yang berada di sekitar ruang publik harus memperhatikan keseimbangan antara fungsi, keindahan, dan keamanan.

“Prinsipnya ada tiga hal yang menjadi perhatian, yakni estetika, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan, termasuk pejalan kaki,” katanya.

Keberadaan pagar yang terlalu tinggi dinilai dapat mengurangi jarak pandang pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi tersebut berisiko menimbulkan kecelakaan, terutama ketika kendaraan melintas di jalur dengan tingkat visibilitas terbatas.

Saat ini proses pembahasan masih berlangsung. Pemerintah Kota Bekasi berharap penyesuaian dapat segera dilakukan sehingga fungsi jalan kembali optimal dan keamanan masyarakat tetap terjaga.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penataan ruang kota agar setiap pembangunan tetap sejalan dengan kepentingan publik dan keselamatan pengguna jalan.

Komentar