Potretkita.com – Kota Bekasi || Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di wilayah Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mengajukan penambahan armada truk sampah. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala DLH Kota Bekasi, Yudianto, dalam keterangannya kepada media.kamis ,(7/8/2025).
DLH Kota Bekasi mengusulkan penambahan unit armada truk sampah sebagai bagian dari strategi peningkatan pelayanan kebersihan dan pengelolaan sampah di kota tersebut. Selain armada, Yudianto juga menekankan pentingnya penambahan sumber daya manusia (SDM), bahan bakar minyak (BBM), serta perawatan (maintenance) armada.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yudianto, menjadi pihak yang menginisiasi usulan tersebut dan menjelaskan pentingnya empat komponen utama dalam pengelolaan sampah secara optimal, yaitu: tenaga kerja (sopir dan kru), armada, pemeliharaan kendaraan, serta ketersediaan BBM.
“Kalau ada mobil tapi tidak ada BBM, repot. Ada sopir tapi tidak ada armada, juga bingung. Semuanya harus saling menunjang,” ungkap Yudianto.
Usulan penambahan armada truk sampah masuk dalam pembahasan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2026 yang saat ini tengah dibahas bersama Komisi II DPRD Kota Bekasi. Meski begitu, DLH juga sudah melakukan penambahan unit secara bertahap di tahun 2025.
“Tahun ini ada penambahan sekitar 20 unit lebih, dan nanti juga akan ada tambahan melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT),” jelasnya.
Seluruh kegiatan pengelolaan sampah dilakukan di wilayah administrasi Kota Bekasi, mulai dari pengangkutan sampah di lingkungan warga hingga proses pembuangan akhir ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Yudianto menjelaskan bahwa jumlah armada saat ini masih belum mencukupi. Saat ini DLH memiliki sekitar 400 unit, termasuk baktor dan pick-up, yang dinilai masih kurang untuk menangani volume sampah di Kota Bekasi.
“Jumlah armada kita masih sangat kurang untuk mendukung operasional pengangkutan sampah yang efektif,” katanya.
DLH terus berupaya meningkatkan layanan melalui perencanaan penambahan armada secara bertahap dan berkelanjutan. Tidak hanya itu, peningkatan kapasitas di TPA juga menjadi perhatian utama, agar sampah dari hulu ke hilir dapat dikelola secara optimal. Yudianto juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Mari kita jaga bersama lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya dan mengelola sampah dengan bijak,” tandasnya.









Komentar