potretkita.com | Kota Bekasi – Pesan tegas disampaikan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat melantik 24 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Selain menuntut peningkatan kualitas pelayanan publik, Tri meminta seluruh pejabat tidak alergi terhadap kritik masyarakat dan mampu memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan tugas.
Sebanyak 24 pejabat yang dilantik terdiri atas 4 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), 13 Pejabat Administrator (Eselon III), dan 7 Pejabat Pengawas (Eselon IV). Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Nonon Sonthanie pada Kamis 30 Juli 2026 dihadiri Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi, Sekretaris Daerah Junaedi, Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Bekasi.
Dalam arahannya, Tri menilai pelantikan menjadi momentum memperkuat birokrasi agar semakin profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kita harus cepat belajar, cepat berpikir, dan cepat bergerak. Mekanisme seleksi yang telah dilakukan merupakan bagian dari upaya memperbaiki birokrasi agar semakin profesional dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Tri menegaskan, aparatur pemerintah tidak lagi cukup hanya menjalankan administrasi. Mereka juga harus mampu membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, termasuk melalui media sosial.
Ia secara khusus meminta seluruh kepala perangkat daerah, camat, dan lurah tetap membuka kolom komentar di akun media sosial resmi sebagai bentuk transparansi pelayanan publik.
“Jangan pernah menutup kolom komentar di media sosial. Biarkan masyarakat menyampaikan kritik dan saran yang membangun. Gerak langkah kita dipantau publik, sehingga keterbukaan menjadi bagian dari akuntabilitas pelayanan,” katanya.
Menurut Tri, perkembangan teknologi menuntut seluruh aparatur pemerintah untuk terus beradaptasi. Karena itu, pejabat di lingkungan Pemkot Bekasi diminta tidak gagap teknologi dan mampu memanfaatkan platform digital sebagai sarana komunikasi sekaligus percepatan penyelesaian persoalan masyarakat.
“Lurah, camat, dan kepala dinas jangan sampai gaptek. Manfaatkan teknologi untuk mendengar aspirasi masyarakat dan memberikan pelayanan yang cepat,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Tri mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Jaga betul marwah jabatan yang hari ini saudara terima. Tunjukkan integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam bekerja demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bekasi,” pungkasnya.
(Adv Pemkot bekasi)





Komentar