Reuni Panutan 81, Silaturahmi Alumni SMPN 1 Bekasi Kembali Terjalin

Seni Budaya0 Dilihat

potretkita.com | BOGOR – Alumni SMP Negeri 1 Bekasi yang tergabung dalam Panutan 81 kembali mempererat tali persaudaraan melalui kegiatan halal bihalal dan gathering bertema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Persaudaraan” di Villa Dolken, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para alumni untuk berkumpul kembali pasca Ramadan dan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, setelah hampir sembilan tahun vakum. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sepanjang acara yang diisi dengan ramah tamah, hiburan, pembagian doorprize, hingga sesi bernyanyi bersama.

Ketua Panutan 81, Budiman, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan dan partisipasi seluruh alumni.

“Alhamdulillah, acara ini bisa kembali terlaksana berkat kebersamaan dan semangat teman-teman. Tanpa itu, kegiatan ini tidak mungkin berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurut Budiman, reuni ini bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenang masa-masa sekolah saat masih mengenakan seragam putih-biru yang kini menjadi simbol kebersamaan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kesempatan agar silaturahmi ini tetap terjaga,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bihalal, Rizal Altis, menilai kegiatan berjalan lancar meski masih terdapat beberapa kekurangan yang akan menjadi bahan evaluasi ke depan.

“Secara umum acara berjalan sukses. Terima kasih atas partisipasi semua pihak. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahunan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Panutan 81 tidak hanya mempererat hubungan antaralumni, tetapi juga memperkuat solidaritas dan menjaga nilai persaudaraan yang telah terbangun sejak masa sekolah. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus terjaga dan berkembang dalam setiap pertemuan berikutnya.

Komentar