potretkita.com | Bekasi – Personel Batalyon Infanteri Pengamanan Ibu Kota (Yonif PIK) 202/Tajimalela bergerak cepat membantu proses penanganan kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Kereta Api Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).
Sesaat setelah menerima laporan kejadian, prajurit langsung diterjunkan ke lokasi untuk mendukung evakuasi korban dan pengamanan area. Mereka bekerja sama dengan aparat terkait serta warga setempat guna mempercepat proses penyelamatan penumpang.
Komandan Yonif PIK 202/Tajimalela, Letnan Kolonel Antonius Ernesto Dilliano Putra, menyatakan bahwa kehadiran prajurit merupakan bagian dari tanggung jawab TNI dalam membantu masyarakat saat terjadi kondisi darurat.
“Kami bergerak cepat untuk membantu evakuasi korban dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif,” ujarnya.
Selain melakukan evakuasi, personel juga membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan dan memperlancar akses kendaraan darurat menuju lokasi.
Sejumlah korban yang mengalami luka langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, proses penanganan masih berlangsung oleh tim gabungan dari berbagai unsur.
Sementara itu, pihak berwenang tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan kereta tersebut.
Kehadiran prajurit Yonif PIK 202/Tajimalela di lokasi kejadian mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai langkah cepat yang dilakukan TNI sangat membantu dalam mempercepat evakuasi dan penanganan korban.








Komentar