Diskusi Publik : Mengawal Bekasi Bersih Dari Korupsi.

Potretkita.com- Kota Bekasi akan segera menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada tahun 2024. Untuk memastikan proses pemilihan yang bersih dan transparan.

 

Serikat Ormas Bekasi (SOMASI) Selaku panitia penyelenggara mengadakan acara diskusi publik yang bertujuan untuk mengingatkan para calon wali kota dan wakil wali kota tentang pentingnya integritas dan komitmen terhadap anti-korupsi. Acara di berlangsung di rumah makan Griya Wulan sari kota Bekasi. Pada jumat. 15/11/2024.

 

Ketua Panitia, Agung Sutopo, menjelaskan bahwa acara ini diadakan dengan harapan untuk mencegah terulangnya kasus penangkapan dua wali kota sebelumnya, Muchtar Muhammad dan Rahmat Effendi, yang terjerat masalah hukum.

Ketua panitia diskusi publik mengawal Bekasi Bersih dari korupsi (dokcam)

“Sebenarnya, poin penting dari kami mengadakan acara ini hanya satu: agar ketika wali kota Bekasi yang baru terpilih, tidak ada lagi penangkapan seperti yang terjadi sebelumnya,” ungkap Agung.

 

Agung Sutopo berharap agar wali kota yang terpilih nantinya dapat menjalankan tugasnya dengan bersih dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

“Kita sendiri nantinya wajib mengawal sesuai tema hari ini, yaitu ‘Mengawal Bekasi Bersih dari Korupsi’.” Untuk itu, kami telah mengundang sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di Kota Bekasi untuk turut serta dalam diskusi, “katanya.

 

Saat ini, panitia telah mengundang 10 ormas, mahasiswa, dan beberapa narasumber untuk berbagi pandangan dan strategi dalam menjaga integritas pemerintahan ke depan.

 

“Dengan harapan, adanya diskusi ini akan memastikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi selama lima tahun ke depan tetap bersih dalam menjalankan semua roda pembangunan,” lanjut Agung.

 

Agung menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan.

 

“Ketika wali kota dan wakil wali kota yang terpilih menjabat, tujuan awal kami adalah mengawal Kota Bekasi agar bersih dari korupsi. Artinya, kita harus mengawasi aparat penegak hukum yang terlibat dan membantu semaksimal mungkin,” tegasnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa jika ada indikasi korupsi di lingkungan sekitar, masyarakat diharapkan untuk melaporkannya.

 

“Kami bukan yang melakukan penegakan hukum, tetapi kami akan mengawal proses tersebut. Penegak hukum yang akan bertindak, dan kami hanya membantu,” tutup Agung Sutopo.

Diskusi publik ini menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan bahwa Pilkada Kota Bekasi 2024 berjalan dengan adil dan transparan.

 

Dengan dukungan masyarakat dan kolaborasi antara berbagai pihak, diharapkan Kota Bekasi dapat memiliki pemimpin yang bersih dan mampu menjalankan amanah rakyat tanpa terjerat masalah hukum.

 

Moderator: Ujang Hendra, S.H

 

Narasumber

1. Drs.H. M. Ichsan Said, M.M .Mantan Birokrat (Camat)

2. Drs. H. Zahrul Hadiprabowo, CIRB Ketua Muhammadiyah Kota Bekasi

3. Bambang Sunaryo, S.H.,M.H (Pakar Hukum /Advocat

4. Dr. Amin, S.Pd.,M.Pd (Rektor UNISMA)

5. Mardani Ahmad, S.I.P, M.l.Pol (Ketua KNPI)

6. Dr. Abdul Khoir HS M. Pd Akademisi/pemerhati kebijakan publik.

 

Komentar