91 Korban Kecelakaan KRL Dirawat, Pemprov Jabar Pastikan Penanganan Maksimal

headline news0 Dilihat

potretkita.com | Kota Bekasi – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bergerak cepat menangani korban kecelakaan kereta api dengan memastikan layanan medis optimal dan pembiayaan ditanggung BPJS Kesehatan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung menjenguk korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Rabu (29/4), guna memastikan penanganan berjalan optimal.

Dalam keterangannya, Tri Adhianto menegaskan seluruh rumah sakit diminta memberikan pelayanan terbaik tanpa kendala administratif, terutama terkait pembiayaan.

“Penanganan medis harus maksimal. Kami pastikan seluruh pasien mendapatkan jaminan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Senada, Dedi Mulyadi menyatakan pemerintah hadir tidak hanya dalam penanganan medis, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi korban dan keluarga.

“Ini bentuk kepedulian kami. Sejak awal, kami ingin memastikan seluruh kebutuhan korban terpenuhi,” katanya.

Data terkini mencatat 91 korban terdampak kecelakaan. Sebanyak 54 korban dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, dengan 26 pasien masih menjalani perawatan, 25 telah pulang, dan tiga meninggal dunia.

Korban lainnya tersebar di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, sementara 10 korban meninggal dunia ditangani di RS Polri.

Pemerintah memastikan pendampingan terhadap korban terus dilakukan, termasuk pelaporan perkembangan kondisi kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Komentar