Potretkita.com, Jakarta – Dalam momentum Hari Pahlawan Nasional 2025, advokat senior sekaligus tokoh hukum nasional, Dato H. Kemas Ridwan Anthony Taufan, S.E., S.H., M.H., M.Kn., M.M., M.Si., menyerukan pesan inspiratif bagi generasi muda Indonesia.
Dengan mengusung tema nasional “Terus Bergerak, Lanjutkan Perjuangan,” Anthony mengajak generasi milenial dan Gen Z untuk meneladani nilai-nilai kepahlawanan melalui cara yang relevan dengan zaman, yakni lewat penguasaan hukum dan teknologi digital.
“Perjuangan para pahlawan dahulu dilakukan dengan senjata, sementara generasi sekarang harus berjuang lewat karya, ilmu, dan penguasaan teknologi. Itulah bentuk baru dari semangat kepahlawanan,” ujarnya di Jakarta, Minggu (9/11/2025).
Sebagai praktisi hukum dengan pengalaman lebih dari dua dekade, Anthony menilai literasi hukum dan digitalisasi merupakan dua pilar utama dalam membangun bangsa yang adil dan berdaya saing global. Ia menekankan pentingnya sinergi antara hukum dan teknologi untuk menciptakan sistem yang transparan dan efisien.
“Generasi muda perlu memahami bahwa hukum dan teknologi adalah fondasi masa depan. Keduanya harus berjalan seiring agar kita bisa membangun Indonesia yang adil, transparan, dan berdaya saing global,” tambahnya.
Selain menjabat sebagai Pimpinan 2 Firma Hukum yaitu Anthony Andhika Law Firm dan AALF Legal, Anthony juga dikenal aktif di berbagai organisasi profesi dan lembaga hukum strategis. Ia merupakan Ketua Umum Goegoek Kesultanan Palembang Darussalam se Jabodetabek, serta Dewan Pakar di sejumlah lembaga hukum nasional yang berfokus pada integrasi hukum dan transformasi digital.
Melalui kiprahnya, Anthony konsisten mendorong revolusi digital hukum (legal tech) di Indonesia. Inovasi tersebut meliputi pengembangan sistem manajemen perkara berbasis data, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI)untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik di sektor hukum.
“Pahlawan masa kini adalah mereka yang mengabdikan keahliannya untuk kemajuan bangsa. Di bidang hukum, perjuangan itu adalah memastikan keadilan bisa diakses siapa saja melalui teknologi,” tegas Anthony.
Menutup pesannya, Anthony berharap peringatan Hari Pahlawan 2025 menjadi momentum refleksi dan aksi nyata bagi generasi penerus bangsa. Menurutnya, semangat kepahlawanan tidak hanya hidup dalam sejarah, tetapi juga dalam setiap langkah inovatif dan beretika untuk memajukan negeri.
“Semangat kepahlawanan tidak hanya tentang masa lalu, tapi tentang bagaimana kita menciptakan masa depan yang lebih baik dengan karakter, ilmu, dan tekad untuk memajukan Indonesia,” pungkasnya.
Pesan Kemas Ridwan Anthony Taufan sejalan dengan semangat era digital 2025, di mana kolaborasi antara hukum, teknologi, dan etika menjadi kunci untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam wujud baru membangun Indonesia yang adil, cerdas, dan berdaya saing global.








Komentar