Daryanto Dorong Percepatan Pembangunan dan Penanggulangan Banjir di Bekasi Timur

Politik0 Dilihat

Potretkita.com, Kota Bekasi — Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar, Daryanto, terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Melalui kegiatan Reses III Tahun 2025 yang digelar di di RW 03 Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (7/11/2025),

Daryanto menegaskan bahwa sebagian besar target pembangunan infrastruktur yang telah diusulkan kini sudah terealisasi, terutama pada sektor jalan dan saluran lingkungan.

“Untuk target 2025, beberapa pekerjaan sudah terealisasi, termasuk jalan dan saluran di beberapa titik wilayah. Kita juga akan lanjutkan kegiatan reses di Kelurahan Margahayu, tepatnya di RW 14 dan RW 18, untuk memantau langsung hasil pembangunan yang sudah berjalan,” ujar Daryanto.

Selain meninjau infrastruktur, Daryanto juga menyampaikan bahwa kegiatan reses di Margahayu pada Senin mendatang akan dirangkaikan dengan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat sebuah program sosial rutin yang kerap digelar pihaknya.

Terkait persoalan penganggaran, Daryanto menyoroti bahwa beberapa usulan masyarakat yang belum terealisasi di tahun ini diharapkan dapat dimasukkan dalam perubahan anggaran 2026, bahkan menjadi prioritas untuk tahun 2027.

“Memang ada beberapa kekurangan yang belum bisa terealisasi tahun ini, tetapi kita dorong agar bisa masuk di perubahan 2026 supaya segera dilaksanakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Daryanto mengapresiasi capaian pembangunan di wilayah Bekasi Jaya yang dinilainya sudah cukup merata. Dari enam RT di lingkungan tersebut, hampir seluruhnya telah tersentuh pembangunan baik jalan, saluran, maupun sekretariat RW.

Namun demikian, ia juga menyoroti masalah klasik banjir yang masih menjadi kendala di beberapa titik, khususnya di RT 2, RT 5, dan RT 6.

“Memang ada beberapa titik yang masih rawan banjir, salah satunya karena saluran pembuangan menuju perumahan Springfield belum terhubung sempurna. Akibatnya, air dari RW 2 dan RW 3 menumpuk di area rendah sekitar RT 5 dan RT 6,” jelasnya.

Menurutnya, persoalan ini membutuhkan koordinasi lintas wilayah, karena dampak genangan tidak hanya dirasakan oleh satu RW saja, melainkan juga wilayah sekitar seperti RW 10.

“Masalah banjir ini tidak bisa diselesaikan sebagian. Harus ada solusi menyeluruh, karena aliran air dari satu RW bisa berdampak ke wilayah lainnya,” tegas Daryanto.

Melalui momentum reses ini, Daryanto berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi warga, memastikan setiap pembangunan berjalan efektif, dan mencari solusi konkret untuk masalah lingkungan, khususnya banjir yang kerap melanda kawasan Bekasi Timur.

Komentar