Potretkita.com -Kota Bekasi || Tongkat komando Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi resmi bakal berpindah tangan. Dari tangan Imran Yusuf, S.H., M.H., jabatan strategis ini akan diemban oleh sosok srikandi yang memiliki rekam jejak panjang dan cemerlang di dunia penegakan hukum, Dr. Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.Hum.
Kehadiran Dr. Sulvia di pucuk pimpinan Kejari Kota Bekasi bukan tanpa alasan. Pengalamannya yang luas dan dedikasinya sebagai abdi negara menjadikan dirinya sebagai figur yang tepat untuk memimpin institusi penegak hukum di wilayah Kota Patriot ini.
Sebelum dipercaya memimpin Kejari Kota Bekasi, Dr. Sulvia menjabat sebagai Kepala Bagian Prasarana, Sarana dan Rumah Tangga pada Biro Umum Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung di Jakarta.
Perjalanan Karier Cemerlang
Karier Dr. Sulvia dimulai jauh sebelumnya dengan berbagai posisi strategis yang pernah ia emban. Sejak tahun 2007, ia telah menunjukkan dedikasi sebagai penegak hukum saat menjabat sebagai Kepala Sub Seksi Prodsarin di bidang Intelijen Kejari Jakarta Barat.
Pada tahun 2012, kariernya berlanjut sebagai Jaksa Fungsional pada Biro Hukum Kejaksaan Agung RI, dilanjutkan dengan tugas khusus sebagai bagian dari Satuan Khusus pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAMPIDSUS) Kejaksaan Agung RI di tahun 2013.
Tahun 2014, Sulvia menjabat sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus di Kejari Karawang, sebuah posisi yang menguji ketegasan dan integritasnya dalam menangani berbagai kasus korupsi. Setahun kemudian, ia dipercaya memegang jabatan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Jakarta Barat.
Kariernya di lingkungan Kejaksaan Agung kembali berlanjut dengan menduduki jabatan Kasubbag Sunproglapnil JAMPIDSUS pada tahun 2017, serta Kasi Wilayah II pada Subdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang JAMPIDSUS di tahun 2018.
Tahun 2020 menjadi tonggak penting, saat dirinya dipercaya menjadi Koordinator di Kejati Kalimantan Timur dan kemudian Koordinator di Kejati DKI Jakarta pada tahun yang sama.
Torehan prestasi tersebut mengantarkannya menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Lebak pada tahun 2021. Kepemimpinannya yang kuat dan tegas kemudian kembali diuji saat menjabat di Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, sebelum akhirnya kini kembali mengemban amanah besar di Kejari Kota Bekasi.
Membawa Semangat Baru untuk Kota Bekasi
Sebagai pemimpin baru di Kejari Kota Bekasi, Dr. Sulvia Triana Hapsari diharapkan membawa semangat baru dalam penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan humanis. Dengan segudang pengalaman di bidang tindak pidana khusus, perdata dan tata usaha negara, serta posisi strategis di pusat, langkahnya diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.
Tak hanya dikenal karena kepemimpinannya yang tegas, Dr. Sulvia juga merupakan sosok perempuan tangguh yang mampu membuktikan bahwa srikandi di lembaga penegak hukum juga dapat menjadi pemimpin yang kompeten dan inspiratif.
Dengan tongkat komando Kejari Kota Bekasi kini berada di tangan Dr. Sulvia Triana Hapsari, masyarakat Bekasi menaruh harapan besar bahwa penegakan hukum di kota ini akan semakin maju, transparan, dan menjunjung tinggi keadilan.
Sebagai informasi bahwa Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin melakukan mutasi dan rotasi terhadap ratusan pejabat di lingkungan Korps Adhyaksa.
Mutasi itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 352 dan 353 Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia yang diterbitkan pada 4 Juli 2025.
Sementara ditengah proses hukum kasus dugaan korupsi alat olahraga yang sedang ditangani oleh Kejari Imran Yusuf, telah menetapkan tiga orang tersangka, dan akan beralih di kepimpinan Sulvia Triana Hapsari yang menjadi tugasnya sebagai penegak hukum di Kota Bekasi.








Komentar