Lurah Kaliabang Tengah Imbau Remaja Tidak Nongkrong di Malam Hari 

Berita, Pendidikan0 Dilihat

Potretkita.com ,Kota Bekasi || Menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Jawa Barat terkait pembatasan jam malam bagi anak-anak sekolah, Lurah Kaliabang Tengah, Ahmad Hidayat, turun langsung mengimbau para remaja agar tidak nongkrong di malam hari.

Upaya ini menjadi bagian dari langkah preventif pemerintah untuk menjaga generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan dan meningkatkan kedisiplinan belajar.

Dalam keterangannya, Ahmad Hidayat menyampaikan bahwa pihaknya telah rutin melaksanakan patroli malam yang menyasar anak-anak usia sekolah, mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA, yang masih terlihat berkeliaran di luar rumah, khususnya di warung atau pinggir jalan.

Foto:Kelurahan Kaliabang Tengah Saat Giat Apel Penerapan Pembatasan Jam malam bagi peserta didik (Doc.cam)

“Kami lakukan patroli malam untuk menegur anak-anak sekolah yang masih nongkrong di luar rumah. Mereka kami beri arahan agar segera pulang dan memanfaatkan waktu malam untuk belajar atau beristirahat,” ujar Ahmad Hidayat.pada rabu, (18/6/2025).malam

Ia pun memberikan apresiasi terhadap kebijakan jam malam bagi anak sekolah yang dinilainya sangat positif dalam membentuk karakter dan kedisiplinan pelajar.

“Saya sangat mengapresiasi adanya patroli jam malam untuk anak sekolah ini. Mereka adalah generasi penerus bangsa, yang harus kita jaga bersama agar bisa tumbuh menjadi pribadi yang berguna bagi nusa dan bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Hidayat juga mengajak para orang tua untuk turut berperan aktif dalam mengawasi dan membimbing anak-anak mereka agar fokus pada pendidikan, bukan sekadar nongkrong di malam hari.

“Mari kita bersama-sama menjaga anak didik kita, agar mereka lebih giat belajar. Malam hari bukan waktunya untuk bersantai atau nongkrong, tapi saatnya mereka istirahat dan menyiapkan diri untuk masa depan,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaan patroli malam tersebut, Lurah Kaliabang Tengah mengerahkan sekitar 75 personel yang terdiri dari Linmas satu peleton anggota kelurahan sebanyak 30 orang, dibantu 5 personel inti, serta 7 anggota karang taruna dan masyarakat sekitar dan Bhabinkamtibmas, Babinsa.

Kegiatan patroli ini dilakukan secara berkala setiap minggu dan ke depannya akan terus dilanjutkan dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat serta berkoordinasi dengan pihak keamanan dan pemerintah daerah.

Langkah ini menunjukkan sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda di wilayah Kaliabang Tengah.

Komentar