Potretkita.com – Kota Bekasi || Pemerintah Kota Bekasi merespons aspirasi warga RW 03 Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, yang sebelumnya menolak rencana penggusuran akibat belum adanya kejelasan anggaran dan konsep pembangunan dalam APBD 2025.
Ketua RW 03, Wahyudi, menyampaikan apresiasi atas langkah konkret Pemkot Bekasi yang telah memberikan kepastian terkait alokasi anggaran pembangunan jalan penghubung antara Perumahan Bintang Metropolitan dan Vila Mas Garden.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bekasi yang telah mendengar aspirasi warga RW 03,” ujar Wahyudi saat ditemui pada Rabu (4/6/2025).
Menurut Wahyudi, penolakan warga sebelumnya bukan ditujukan untuk menggagalkan program pemerintah, melainkan karena belum adanya kepastian mengenai masa depan wilayah mereka setelah penggusuran.
“Kami tidak pernah menolak pembangunan. Kami hanya meminta kejelasan dan transparansi mengenai rencana ke depan,” tegasnya.
Kini, setelah Pemkot Bekasi memberikan jaminan bahwa pembangunan jalan akan dilakukan pasca penggusuran, warga pun bersikap lebih terbuka. Wahyudi memastikan bahwa masyarakat siap mendukung penuh program pemerintah demi kemajuan wilayah.
“Saya sebagai Ketua RW 03 mewakili warga menyatakan mendukung penuh program Pemkot Bekasi demi terwujudnya Kota Bekasi yang lebih baik,” ungkapnya.
Wahyudi, yang sebelumnya cukup keras menyuarakan penolakan, menegaskan bahwa jaminan anggaran menjadi titik balik dalam sikap warga. Ia juga menilai bahwa komunikasi dua arah antara warga dan pemerintah telah menghasilkan solusi yang memuaskan semua pihak.
“Ketika kami menanyakan progresnya, Pemkot menyampaikan bahwa anggarannya sudah disiapkan. Itu membuat warga merasa tenang,” ujarnya.
Perubahan sikap warga Perwira ini menjadi contoh penting bagaimana aspirasi masyarakat, jika disampaikan secara konstruktif, mampu mendorong pemerintah untuk bersikap responsif dan terbuka.
Kasus ini sekaligus menegaskan bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam pelaksanaan program pembangunan.






Komentar