Yudianto : Berikan Penjelasan Terkait Antrian Truk Sampah dan Keluhan Warga

Uncategorized0 Dilihat

Potretkita.com – Kota Bekasi || Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yudianto, menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan untuk menangani masalah sampah dan antrian truk di wilayah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) .

Dalam pernyataannya, Yudianto mengungkapkan pentingnya penarikan tumpukan sampah yang ada di bibir jalan untuk mencegah longsor.

“Artinya kita buat trapping lagi. Sekarang kita lakukan upaya untuk pembuatan trapping, yang berarti penarikan tumpukan-tumpukan sampah agar didorong ke tengah, biar tidak terjadi longsor kembali,” jelas Yudianto.

Foto :Antrian Truk sampah didepan pintu masuk TPA Sumur Batu Bantargebang (dok.cam)

Ia menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kebersihan dan ketertiban di jalanan Kota Bekasi.

Yudianto juga membahas masalah antrian truk yang kerap terjadi. Terkait dengan antrian, kita upayakan masuk ke IPAL kita, agar tidak terjadi kemacetan di jalur utama.

“Biar nggak mengganggu, ada rumah pak haji di situ, ada rumah warga, terganggu. Orang masukin mobil ke IPAL,disini masih bisa, jadi di situ daerahnya steril, kosong ya,”tegas Yudianto ketika menghubungi anak buahnya.

Namun, Yudianto mengakui adanya kendala terkait alat berat yang terbatas.

“Ada beberapa alat berat kita yang masih rusak dan perlu perbaikan. Saat ini, kami terhambat oleh kebijakan LKPP versi 6, yang membuat proses perbaikan menjadi lebih rumit,” ungkap Yudianto saat ditemui awak media, pada jumat , (28/3/2025).

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini, penyedia belum bisa mengakses perawatan kendaraan alat berat karena etalase yang kosong.

Di tengah semua kendala- kendala yang terjadi, Yudianto menekankan pentingnya pendidikan masyarakat.

“Kita perlu pendidikan masyarakat agar setiap buangan dapat dikelola dengan baik dan mencegah terjadinya longsor sampah yang memenuhi badan jalan,” katanya.

Baca juga : Warga sumur batu keluhkan bau sampah dan antrian Truk di depan rumah

Yudianto juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan TPST Bandar Gebang untuk mengatasi antrian yang sama. Mereka mengalami masalah serupa, dan kita berupaya untuk melakukan koordinasi internal melalui BMSDA.

“Alhamdulillah, siang ini armada alat berat dari BMSDA sedang dijemput. Insya Allah, sore ini akan ada perlataan yang selesai, dan layanan untuk lebaran tidak akan terganggu,” tutup Yudianto dengan optimisme.

Dengan upaya dan koordinasi yang dilakukan, Yudianto berharap masalah sampah dan antrian truk di Kota Bekasi dapat segera teratasi, sehingga masyarakat bisa menikmati lingkungan yang bersih dan nyaman, terutama menjelang perayaan Idul Fitri.