Kota Bekasi, -potretkita.com- Rumah Sakit Anna Pekayon, Kota Bekasi, tengah menjadi sorotan publik setelah diduga memberikan salah pengobatan (medication error), kepada seorang bayi yang berusia 13 bulan, pada Januari 2022 lalu.
Pasien yang diketahui berinisial GF, mengalami flu berat dan dibawa ke RS Anna Pekayon untuk mendapatkan perawatan. Namun, kondisi GF justru memburuk setelah mendapatkan pengobatan.
“Imbas kesalahan pemberian obat tersebut, GF mengalami dampak berkepanjangan, dimana, GF kerap mengalami demam tinggi dan mengeluarkan darah dari hidungnya,” ujar Anggi Mangaraja Batubara, pengacara keluarga GF, Senin (1/7/2024).
Anggi bersama orangtua GF, Jonatan Albert Kristian Samosir, mendatangi Dinas Kesehatan Kota Bekasi untuk menyampaikan kronologi, dan ditemui langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati.
“Alhamdulillah kita diterima baik ya oleh Kadinkes dan jajaranya, apa yang jadi keluhan kami selama ini sudah ditanggapi. Jadi selama ini RS ANNA itu mengklaim kasus ini sudah diselesaikan ke Dinkes Kota Bekasi,” ungkap Anggi.
Dikatakan olehnya, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, berjanji akan melakukan pemanggilan kembali pihak RS Anna Pekayon, untuk klarifikasi terkait kasus ini.
“Kami berharap Dinas Kesehatan Kota Bekasi dapat menindak tegas pihak rumah sakit yang diduga melakukan salah diagnosis medis,” tegas Anggi.
Kasus ini menimbulkan kekhawatiran publik tentang standar pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Anna Pekayon. Keluarga GF berharap kasus ini dapat diselesaikan dengan adil dan transparan. (***)
