Photo:Kegiatan kiat Membuka Kuliner dan Cooking Class.
KOTA BEKASI – potretkita.com – Kelompok Tumbuh Bersama (KTB) El Shadday menggelar ‘Kiat Membuka Usaha Kuliner dan Cooking Class’, di Bekasi Junction, Jl. Insinyur H. Juanda, Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (16/9/2023).Acara yang didukung oleh AstraPay, Emina Cheese, dan Finatra tersebut, turut mengundang narasumber pembicara yaitu, Ketua Umum IPEMI Inggrid Kansil, Ketua WBI Korda Bekasi Ferra Manajang, serta Siti Aisyah sebagai Enterpreneur dan Motivator.
Terpantau, sejumlah 250 peserta hadir dari berbagai elemen seperti, Jamaah ibu-ibu pengajian, Aktivis wanita Gereja, Perempuan kepala keluarga, Organisasi Pemberdayaan Perempua,UMKM yang baru memulai usaha di12 Kecamatan se-Kota Bekasi, juga dari Kabupaten Bekasi, Bogor, Jakarta dan Depok.
“Acara ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan langkah dalam membuka wirausaha dari potensi yang ada, sehingga memiliki produk dan komunitas dalam mengembangkan usaha,” ujar Benny Tunggul selaku Pembina UMKM dan Pemrakarsa Wirausaha Baru se-Kota Bekasi.
Lidya Barbara selaku Ketua KTB EL Shadday mengatakan, dengan perkembangan Kota Bekasi yang semakin maju, seharusnya masyarakat mampu untuk meningkatkan kemampuan ekonominya, salah satunya dengan cara membuka usaha sendiri, yang telah dibekali dari pelatihan yang ada.
“Kami tidak hanya berhenti sampai disini, ke depan kami juga akan menggelar pelatihan lain seperti, mengenai pentingnya legalitas UMKM, pelatihan packaging, pengetahuan tentang Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), tentang sertifikasi Halal, dan lain sebagainya,” jelasnya.
Sementara itu Ingrid Kansil, mengapresiasi animo dari para peserta yang hadir, karena menurutnya perempuan yang ada di Kota Bekasi, butuh sarana untuk saling sharing agar mampu mengatur waktunya, terutama dalam pelatihan untuk menjadi lebih baik kedepannya.
“Saya berharap seluruh perempuan mampu mengaktualisasikan dirinya melalui skill yang mereka punya, sekecil apapun itu dapat menggali potensi sehingga dapat menjadi nilai ekonomi untuk keluarga,” pungkasnya.
(Bdul red)
