Potretkita.com | Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto melakukan rotasi dan mutasi terhadap 23 perwira di lingkungan Polda Metro Jaya. Pergantian jabatan tersebut meliputi 12 Kepala Satuan (Kasat) dan 11 Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Mutasi ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, pelayanan publik, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Metro Jaya Nomor ST/1071/XI/Kep./2026 tertanggal 3 November 2026. Surat telegram itu ditandatangani Karo SDM Polda Metro Jaya Kombes Pol Agus Nugroho.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhudi Hermanto membenarkan adanya rotasi dan mutasi sejumlah pejabat tersebut. Menurutnya, pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri.
“Benar, mutasi di internal Polda Metro Jaya merupakan bagian dari pembinaan karier personel,” ujar Bhudi, Selasa (3/11/2026).
Dari total 23 perwira yang mendapatkan penugasan baru, sebanyak 12 personel dipercaya mengisi posisi Kasat di sejumlah wilayah hukum Polres. Sementara itu, 11 perwira lainnya mendapatkan amanah sebagai Kapolsek.
12 Jabatan Kasat Reskrim, Lantas dan Resnarkoba Berganti
Rotasi kali ini menyasar sejumlah posisi strategis, terutama di bidang lalu lintas, reserse kriminal, dan pemberantasan narkoba. Pergantian tersebut mencakup beberapa wilayah hukum Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Tangerang, Bekasi hingga kawasan Bandara Soekarno-Hatta.
Berikut daftar 12 perwira yang mendapatkan penugasan baru sebagai Kasat:
1. Kompol Rustam Febrianzah – Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan.
2. Kompol Sugihartono – Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota.
3. Kompol M Rizky Guntama Ganda Permana – Kasat Lantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta.
4. Kompol Girindra Wardana Akbar – Ps Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi.
5. AKBP Nugrahadi – Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan.
6. AKBP Sonny Wibisono – Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat.
7. Kompol Oscar Stefanus Setjo – Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
8. AKBP Mohamad Iskandarsyah – Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara.
9. AKBP Mochamad Meltha Mubarak – Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota.
10. AKP Aditya Rizky Nugroho – Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
11. Kompol Sampson Sosa Hutapea – Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta.
12. AKP Wan Deni Ramona Gusti – Kasat Resnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta.
Pergantian sejumlah Kasat tersebut diharapkan dapat memperkuat kinerja kepolisian dalam menangani berbagai persoalan, mulai dari kriminalitas, peredaran narkoba, hingga pengaturan dan penegakan hukum lalu lintas.
Kapolsek Kelapa Gading, Kalibaru, Cilincing dan Bekasi Utara Ikut Berganti
Selain jajaran Kasat, rotasi juga menyentuh 11 jabatan Kapolsek di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Perhatian turut tertuju pada wilayah Jakarta Utara. Sejumlah posisi strategis di kawasan tersebut, yakni Kapolsek Kelapa Gading, Kapolsek Kawasan Kalibaru, dan Kapolsek Cilincing, masuk dalam daftar pergantian pejabat.
Tidak hanya itu, jabatan Kapolsek Bekasi Utara juga mengalami pergantian. Berikut daftar lengkap 11 perwira yang mendapatkan penugasan baru:
1. AKP Muhammad Hadimas – Ps Kapolsek Pesanggrahan.
2. AKP Dikie Wahyudi – Ps Kapolsek Kelapa Dua.
3. AKBP Jerico Lavian Chandra – Kapolsek Metro Setiabudi.
4. AKP Arga Arianda Siregar – Ps Kapolsek Kelapa Gading.
5. AKP Muhammad Agil Sachril – Ps Kapolsek Kawasan Kalibaru.
6. AKBP M Rhobby Syahferry – Kapolsek Kebayoran Baru.
7. AKP Arif Maulana – Kapolsek Tebet.
8. AKP Handam Samudro – Kapolsek Jagakarsa.
9. Kompol Richard Soala Bengar – Kapolsek Bekasi Utara.
10. Kompol Samsono – Kapolsek Cilincing.
11. Kompol Sutrisno – Kapolsek Jatinegara.
Tantangan Kamtibmas Menanti Pejabat Baru
Pergantian sejumlah pejabat kepolisian ini diharapkan tidak sekadar menjadi penyegaran struktur organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Para pejabat yang mendapatkan amanah baru dituntut mampu menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan respons terhadap laporan masyarakat, serta memperkuat penegakan hukum secara profesional dan proporsional.
Khusus di wilayah Jakarta Utara, tantangan yang dihadapi Kapolsek Kelapa Gading, Kapolsek Kawasan Kalibaru, dan Kapolsek Cilincing terbilang beragam. Persoalan kriminalitas, kemacetan lalu lintas, tawuran, gangguan kamtibmas, hingga berbagai persoalan sosial masyarakat membutuhkan penanganan yang cepat, tepat, dan terukur.
Kondisi tersebut menuntut kepemimpinan yang responsif, kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat, serta sinergi yang kuat bersama unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen terkait.
Harapan serupa juga berlaku bagi pejabat baru di wilayah lainnya, termasuk Bekasi, Tangerang, dan berbagai kawasan Jakarta. Profesionalisme, pendekatan humanis, serta transparansi dalam pelayanan menjadi aspek penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Pada akhirnya, mutasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi atau perpindahan tugas. Lebih dari itu, setiap jabatan merupakan amanah sekaligus tanggung jawab untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Masyarakat tentu berharap para perwira yang mendapatkan kepercayaan baru mampu menjawab tantangan di wilayah tugas masing-masing dengan kinerja nyata, integritas, dan pelayanan kepolisian yang berkeadilan.
