HUT ke-29 Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi Pimpin Aksi Bersih Kali 

Daerah0 Dilihat

potretkita.com | Kota Bekasi – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi diwarnai aksi nyata peduli lingkungan. Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memimpin kegiatan susur sungai, bersih-bersih Kali Bekasi, serta penanaman pohon di bantaran sungai kawasan Delta Pekayon.

Kegiatan tersebut digelar di Basecamp Pasukan Katak dan melibatkan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, serta komunitas peduli lingkungan.

Aksi bersih Kali Bekasi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT Kota Bekasi yang menekankan pentingnya menjaga ekosistem sungai di wilayah perkotaan.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan DPRD Kota Bekasi, unsur TNI dari Kodim 0507 Kota Bekasi, serta jajaran Polres Metro Bekasi Kota.

Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan Kejaksaan Negeri,Pengadilan Negeri, serta para kepala perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kota Bekasi.

Tak hanya unsur pemerintah, kegiatan ini juga melibatkan berbagai komunitas peduli lingkungan, seperti Pasukan Katak dan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kota Bekasi.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menegaskan bahwa kegiatan bersih Kali Bekasi ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Hari ini kita bersama-sama hadir pada kegiatan susur sungai, bersih-bersih kali, dan juga penanaman pohon sebagai wujud sinergitas dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan hidup,” ujar Bobihoe. Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial dalam rangka peringatan HUT Kota Bekasi.

Ia menilai kegiatan ini memiliki makna penting sebagai upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting, bukan hanya sebagai bagian dari peringatan hari jadi kota, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kita bersama terhadap lingkungan,” katanya.

Lebih lanjut, Bobihoe menegaskan bahwa Kali Bekasi memiliki nilai penting bagi kehidupan masyarakat.

Selain menjadi bagian dari sejarah kota, sungai tersebut juga merupakan bagian dari ekosistem yang menopang kehidupan masyarakat Bekasi.

“Kali Bekasi bukan hanya sekadar aliran air yang melintasi kota ini. Sungai ini merupakan bagian dari sejarah, ekosistem, dan kehidupan masyarakat Kota Bekasi,” tegasnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kegiatan bersih Kali Bekasi sebagai momentum membangun budaya hidup bersih.

Menurutnya, menjaga kebersihan sungai dapat membantu menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus meminimalisir potensi banjir di wilayah perkotaan.

“Mari kita jadikan kegiatan pembersihan kali dari sampah ini sebagai momentum untuk membangun budaya bersih dan kepedulian lingkungan di Kota Bekasi,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi berharap masyarakat semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan.

“Bersama-sama, kita bisa mewujudkan Kota Bekasi yang lebih sehat, indah, dan bebas dari banjir,” tutup Bobihoe