potretkita.com || Bekasi Kota – Jajaran Polsek Rawalumbu meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya kiriman debit air dari wilayah hulu. Monitoring langsung dilakukan terhadap ketinggian muka air di bantaran Sungai Bekasi, khususnya di kawasan Kemang Pratama 1 RW 22, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Rabu malam (11/02/2026).
Pemantauan lapangan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Bojong Rawalumbu, Aiptu Heryanto. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk memberikan informasi sedini mungkin kepada masyarakat terkait potensi kenaikan debit air dan risiko luapan sungai.
Berdasarkan hasil pantauan pada pukul 23.50 WIB, debit air Sungai Bekasi dilaporkan mengalami kenaikan signifikan. Arus air terpantau deras, namun belum menunjukkan indikasi meluap ke area permukiman.
Kapolsek Rawalumbu, Kompol Akhmadi, S.H., memastikan kondisi di lokasi masih dalam batas aman.
“Ketinggian muka air saat ini berada kurang lebih 1,5 meter di bawah tanggul sungai. Hingga laporan terakhir, tidak ditemukan limpasan atau genangan air yang masuk ke badan jalan maupun ke pemukiman warga,” ujarnya.
Selain monitoring, personel di lapangan juga menyampaikan imbauan kepada warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai. Masyarakat diminta tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan cuaca dan kemungkinan kiriman air dari hulu.
Koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pengurus lingkungan RW dan RT, terus diperkuat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan evakuasi apabila status ketinggian air meningkat ke level siaga atau bahaya.
Hingga dini hari, situasi di wilayah hukum Polsek Rawalumbu dilaporkan tetap kondusif, aman, dan terkendali. Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat bencana, guna memastikan perlindungan dan rasa aman bagi warga Kota Bekasi.
