potretkita.com, Kota Bekasi – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat resmi memulai hitung mundur pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026. Agenda tersebut digelar di Plaza Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (1/2/2026), sebagai penanda kesiapan daerah tuan rumah menyambut ajang olahraga terbesar tingkat provinsi.
Ketua KONI Jawa Barat,M Budiana, membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Porprov XV akan berlangsung pada 7–20 November 2026, denganKota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok sebagai tuan rumah bersama.
Budiana mengapresiasi kesiapan Kota Bekasi yang dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam mempersiapkan infrastruktur dan dukungan pelaksanaan ajang empat tahunan tersebut. Menurutnya, Porprov bukan sekadar kompetisi antardaerah, tetapi juga momentum strategis untuk menjaring dan memetakan potensi atlet Jawa Barat menuju level nasional hingga internasional.
“Dengan sisa waktu 279 hari menjelang pelaksanaan, ini menjadi fase penting, baik bagi daerah tuan rumah dalam menyiapkan venue, maupun bagi 24 kabupaten/kota lainnya untuk mematangkan persiapan atlet,” ujar Budiana.
Ia menegaskan, Porprov XV diharapkan menjadi barometer pembinaan olahraga Jawa Barat, sekaligus fondasi awal menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kota Bekasi dalam menyambut ribuan atlet, ofisial, dan tamu dari seluruh Jawa Barat. Pemkot Bekasi, kata dia, telah menyiapkan berbagai layanan penunjang, mulai dari sektor perhotelan, fasilitas kesehatan, hingga pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
“Porprov ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat citra Kota Bekasi sebagai kota olahraga,” kata Tri.
Dari sisi infrastruktur, Pemkot Bekasi tengah merampungkan sejumlah venue olahraga, termasuk arena bulu tangkis dan sepatu roda. Selain itu, pembangunan fasilitas futsal dan basket, serta gedung olahraga enam lantai, ditargetkan selesai pada tahun ini.
“Beberapa cabang olahraga juga telah memiliki venue siap pakai. Kami terus memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar dan siap digunakan,” ujar Tri yang juga menjabat Ketua Umum KONI Kota Bekasi.
Sebagai upaya mengatasi keterbatasan lahan, Pemkot Bekasi juga berencana melibatkan pusat perbelanjaan sebagai lokasi tambahan kegiatan olahraga. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjadikan Bekasi sebagai kota olahraga yang inklusif dan adaptif.
Tri menegaskan, Porprov XV memiliki peran strategis sebagai tahapan awal pembinaan atlet menuju PON 2028. Ia menekankan pentingnya komitmen seluruh daerah dalam mengirimkan atlet terbaik, meski dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran.
“Keberhasilan Porprov sangat ditentukan oleh keseriusan seluruh kabupaten dan kota dalam mempersiapkan atletnya,” tegasnya.
Jawa Barat sendiri menargetkan kembali mempertahankan tradisi prestasi sebagai juara umum, setelah mencatatkan tiga kali kemenangan berturut-turut. Meski tantangan kian kompetitif, Porprov XV diharapkan menjadi bukti konsistensi Jawa Barat sebagai lumbung atlet berprestasi.
Pemerintah Kota Bekasi berharap pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat 2026 berjalan sukses, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi, serta mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang mengharumkan nama daerah dan Jawa Barat di kancah nasional hingga internasional.
