potretkita.com, Kota Bekasi — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi memberikan penjelasan terkait bantuan senilai Rp1,5 juta yang disalurkan kepada warga Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria. Bantuan tersebut diberikan menggunakan dana infak karena beberapa program reguler Baznas telah selesai dilaksanakan.
Ketua Baznas Kota Bekasi Nurul Akmal menjelaskan, bahwa program bantuan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) telah selesai pada September lalu dan seluruh anggaran yang dialokasikan telah habis digunakan.
“Program Rutilahu sudah kita laksanakan. Jadi karena kontraknya sudah selesai dan anggarannya habis, kita bantu menggunakan dana infak,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa bantuan kebencanaan melalui program Program Tanggap Bencana (PTB) juga telah habis.
“Untuk PTB juga sudah habis. Jadi bantuan-bantuan yang sifatnya darurat akhirnya kita ambilkan dari infak. Itu pun tidak maksimal karena keterbatasan dana,” jelas Akmal saat di konfirmasi. Kamis (11/12/2025).
Menurutnya, ketidakmaksimalan bantuan tahun ini dipengaruhi oleh menurunnya pengumpulan dana infak akibat berbagai perubahan kebijakan pada sistem P3K.
“Tahun ini banyak efisiensi. Ada perubahan klausul P3K yang menyebabkan target pengumpulan tidak tercapai. Beberapa yang seharusnya bayar juga belum masuk, sehingga pengumpulan dana tidak sesuai harapan,” tuturnya.
Meski begitu, pihaknya memastikan bahwa pengajuan bantuan baru untuk warga yang membutuhkan akan dibuka kembali pada tahun depan.
“Insya Allah tahun depan sudah bisa diajukan lagi,” katanya.
Di tempat terpisah, penerima bantuan, Siti Haeriyah dan Hindriyati, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Baznas Kota Bekasi.
“Saya ucapkan terima kasih atas bantuannya. Saya juga berharap kepada Wali Kota Bekasi agar memahami keadaan rumah saya. Kondisi saat ini benar-benar membuat saya khawatir akan keselamatan,” ujar Haeriyah.
Haeriyah berharap pemerintah segera membantu perbaikan rumahnya, terutama karena musim hujan telah tiba.
“Saya mohon Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota Bekasi, mohon bantu kami untuk perbaikan rumah kami,” ucapnya dengan nada sedih.
