potretkita.com, Bekasi – Gerakan penguatan kader perempuan di tubuh Perempuan Amanat Nasional (PUAN) semakin terasa denyutnya. Melalui Arisan PUAN yang digelar rutin setiap bulan, DPC PUAN Bekasi Utara dan Medan Satria menunjukkan bahwa konsolidasi organisasi tidak harus selalu bersifat formal cukup melalui ruang kebersamaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Ketua PUAN Bekasi Utara Suryana menegaskan, bahwa arisan ini bukan sekadar temu kangen, tetapi arena penguatan solidaritas dan pembentukan barisan kader yang tangguh. Antusiasme para anggota, menurutnya, menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun jaringan organisasi hingga ke tingkat terbawah.
“Keanggotaan PUAN terbuka luas. Tidak ada batasan. Siapa pun yang ingin berkontribusi, selama punya telepon genggam dan aktif di media sosial, bisa bergabung,” katanya.
Namun ia mengingatkan, kehadiran di media sosial bukan hanya formalitas. Kader diminta aktif mengikuti akun resmi organisasi, mengomentari, dan membagikan informasi yang disampaikan PUAN maupun Lukman Hakim Center. Sebab, kekuatan digital adalah salah satu mesin penggerak utama konsolidasi masa kini.
Meski jumlah anggota terus bertambah, ia tidak menutup mata bahwa partisipasi digital masih perlu digenjot.
“Saya mengajak seluruh anggota semakin solid. Kebersamaan dan kekompakan adalah kunci PUAN yang kuat,” tegasnya.
Tidak berhenti pada penguatan internal, PUAN Bekasi Utara juga mulai menggarap strategi pembinaan di tingkat akar rumput. Ketua PUAN mengungkapkan rencana membentuk tim pendukung (timses) di setiap wilayah, dari tingkat RW hingga kelurahan di Kecamatan Bekasi Utara dan Medan Satria.
Langkah ini dipandang penting untuk memudahkan koordinasi, memperluas jangkauan kegiatan, dan mempercepat penetrasi program hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PAN DPC Bekasi Utara, Lukman Hakim, menegaskan bahwa Arisan PUAN adalah medium strategis untuk memperkuat militansi kader, bukan kegiatan seremonial biasa.
“Kita kemas pertemuan semacam ini sebagai ruang pembentukan kader yang militan. Targetnya jelas di 2029, kader PUAN dan PAN menjadi kekuatan basis yang solid di Kota Bekasi,” ujarnya mantap.
Sebanyak 280 anggota PUAN dari berbagai wilayah kecamatan Bekasi utara dan Medan Satria. Menurut Lukman, kekompakan kader akar rumput akan menjadi kunci keberhasilan organisasi dalam menghadapi tantangan politik maupun sosial ke depan.
Konsistensi Arisan PUAN menjadi indikator nyata bahwa organisasi ini tidak hanya hadir ketika momentum besar datang, tetapi bergerak secara kontinu untuk menciptakan ruang pemberdayaan perempuan, memperkuat jaringan sosial, dan membangun kader yang siap berkolaborasi untuk kemajuan wilayah.
Dengan semangat yang semakin menguat, PUAN Bekasi Utara menunjukkan bahwa kekuatan perempuan bukan hanya soal jumlah, tetapi tentang solidaritas, kekompakan, dan keberanian menjaga gerak bersama.
