Potretkita.com, KOTA BEKASI -Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan kunjungan ke Yayasan Galuh, Kecamatan Rawalumbu, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata Pemerintah Kota Bekasi terhadap masyarakat dengan kondisi khusus, termasuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Dalam kunjungannya, Tri menegaskan bahwa pemerintah harus hadir untuk semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Pemerintah harus memastikan kehadirannya di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun. Tidak boleh ada satu pun warga yang merasa ditinggalkan,” tegas Tri Adhianto.
Tri juga menyampaikan apresiasinya kepada Yayasan Galuh yang selama puluhan tahun telah menjadi rumah pemulihan bagi para ODGJ. Yayasan ini membina sekitar 450 pasien, dengan dukungan tenaga ahli yang bekerja penuh dedikasi dan kesabaran. Sejumlah warga binaan bahkan berhasil pulih dan kembali menjalani kehidupan normal di tengah masyarakat.
Salah satu di antaranya, Abdurrahman Hidayat, menceritakan perjalanan pemulihannya selama lima tahun di hadapan Wali Kota Bekasi. Ia berharap masyarakat semakin memahami bahwa gangguan jiwa bukanlah vonis seumur hidup.
“Harapan saya, masyarakat bisa memahami bahwa ODGJ bisa sembuh dan kembali ke masyarakat. Ini menjadi tugas penting pemerintah untuk menanamkan mindset tersebut,” ujar Abdurrahman.
Menanggapi hal itu, Tri menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warganya, termasuk dalam upaya pemulihan dan reintegrasi sosial bagi ODGJ. Menurutnya, perubahan pola pikir masyarakat terhadap isu kesehatan mental harus dimulai dari edukasi dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Sedikit demi sedikit kita harus ubah cara pandang masyarakat. Pemerintah akan terus hadir memberikan pelayanan dan memastikan tidak ada yang tertinggal,” ucap Tri.
Dalam suasana penuh kehangatan, Wali Kota juga berinteraksi langsung dengan para warga binaan, bahkan sempat bernyanyi bersama membawakan lagu favorit mereka. Tri kemudian meninjau berbagai fasilitas dan ruang perawatan di yayasan tersebut.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam memberikan perhatian yang setara kepada seluruh warga, termasuk mereka yang membutuhkan pendampingan khusus. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan lembaga sosial seperti Yayasan Galuh, diharapkan semakin banyak warga dengan gangguan jiwa yang dapat pulih, berdaya, dan kembali aktif di masyarakat. (ADV Pemkot)
