Potretkita.com, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi untuk menerapkan prinsip efisiensi anggaran siasakan budaya kerja ramah lingkungan. Imbauan tersebut disampaikan dalam apel pagi ASN di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (13/10/2025).
Dalam arahannya, Tri menegaskan bahwa efisiensi tidak hanya berkaitan dengan penghematan anggaran, tetapi juga dengan penerapan gaya hidup dan pola kerja yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Salah satu langkah nyata yang mulai diterapkan adalah penghentian penggunaan minuman dalam kemasan plastik di setiap kegiatan rapat.
“Mulai dari hal kecil. ASN Kota Bekasi harus menjadi teladan dalam efisiensi dan kepedulian terhadap lingkungan. Kalau bukan kita yang memulai, siapa lagi,” ujar Tri Adhianto.
Sebagai tindak lanjut, Wali Kota meminta Kepala Bagian Umum untuk menyiapkan dispenser air di seluruh ruang rapat, serta mewajibkan setiap peserta rapat membawa tumbler pribadi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mengurangi timbulan sampah plastik sekaligus menumbuhkan kesadaran ASN terhadap gaya hidup berkelanjutan.
Selain isu lingkungan, Tri juga memberikan instruksi kepada Sekretaris Daerah untuk melakukan uji coba pembatasan penggunaan listrik di lingkungan perkantoran Pemkot Bekasi. Penggunaan listrik akan dimaksimalkan hingga pukul 17.00 WIB setiap harinya. Apabila terdapat kegiatan lembur atau aktivitas di luar jam kerja, harus dilaporkan dan mendapat izin terlebih dahulu.
Tri menilai, penghematan energi listrik dapat memberikan dampak nyata terhadap efisiensi keuangan daerah. Dana yang sebelumnya digunakan untuk membayar listrik berlebih dapat dialihkan untuk program-program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran daerah digunakan dengan bijak dan tepat sasaran. Efisiensi bukan hanya soal menghemat, tapi juga soal tanggung jawab,” tegasnya.
Melalui kebijakan ini, Tri mengajak seluruh ASN untuk membangun budaya kerja yang hemat, tertib, disiplin, dan peduli lingkungan. Ia menegaskan bahwa perubahan besar berawal dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten oleh semua pihak.
“Mari kita wujudkan kantor pemerintah yang efisien, disiplin, dan berintegritas. Perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang kita lakukan bersama,” tutup Tri.(ADV Pemkot)
