Potretkita.com, Kota Bekasi || Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat ,Solidaritas Masyarakat Bekasi (LSM – SOMASI), Budi Ariyanto, menyerukan kepada seluruh anggota DPRD Kota Bekasi untuk menjaga kehormatan lembaga legislatif dan martabat Kota Bekasi. Seruan ini disampaikan menyusul terjadinya keributan di antara anggota dewan yang dinilai mencoreng wajah demokrasi.
Budi Ariyanto menyoroti keributan antaranggota DPRD Kota Bekasi dan mengingatkan agar wakil rakyat menjaga akhlak, marwah, serta kehormatan legislatif. Menurutnya, DPRD adalah rumah kebangsaan yang seharusnya menjadi wadah musyawarah, bukan panggung pertengkaran.
Pernyataan ini datang dari Budi Ariyanto, Ketua Umum Somasi, yang mewakili suara masyarakat dalam memberikan kritik sekaligus harapan bagi para wakil rakyat Kota Bekasi.
Seruan tersebut disampaikan Budi Ariyanto setelah mencuatnya insiden keributan antaranggota dewan Kota Bekasi baru-baru ini.
Pernyataan ini ditujukan kepada jajaran DPRD Kota Bekasi, termasuk Ketua DPRD dan para ketua partai politik yang memiliki wakil di lembaga legislatif daerah.
Menurut Budi, masyarakat Bekasi menaruh harapan besar pada wakilnya di parlemen. Karena itu, perselisihan antaranggota dewan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap demokrasi dan mencederai martabat Kota Bekasi.
“Jangan biarkan harapan masyarakat hancur oleh amarah sesaat. Demokrasi akan bermakna bila dijalankan dengan kepala dingin, hati besar, dan niat tulus untuk mengabdi,” tegas Budi Somasi.pada selasa, (23/9/2025).
LSM Somasi menyerukan agar pimpinan DPRD dan para ketua partai segera mengambil langkah bijak dengan:
Menahan ego dan mengedepankan akal sehat.
Menumbuhkan sikap saling menghargai, bukan saling menjatuhkan.
Menyelesaikan masalah melalui musyawarah, bukan memperuncing perbedaan.
Budi optimis, perselisihan ini bisa menjadi pelajaran berharga.
“Dari riak perbedaan, lahir kesepahaman. Dari keributan, lahir kebersamaan. Demi Bekasi yang bermartabat, mari kita jaga persatuan dan kehormatan lembaga bersama-sama,” ujarnya.
