Potretkita.com -Kota Bekasi || Sebuah langkah kolaboratif dilakukan melalui pertemuan strategis antara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Danau Indah Kalibaru, pihak SMA Negeri 20 Kota Bekasi, SLB Negeri, serta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat bersama perwakilan dari PKLK (Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus) Provinsi Jawa Barat.
Pertemuan yang berlangsung pada hari ini difokuskan pada pembahasan status lahan, survei lokasi, serta perencanaan pembangunan dua institusi pendidikan, yakni SMAN 20 Kota Bekasi dan SLB Negeri, yang direncanakan berdiri di kawasan Kalibaru.
Dari hasil diskusi, disampaikan bahwa estimasi awal pembangunan akan dimulai pada bulan Juli 2025 mendatang. Tahapan ini menandai dimulainya pembangunan sarana pendidikan yang diharapkan menjadi pusat pembelajaran sekaligus penggerak kemajuan wilayah sekitar.
Ketua Pokdarwis Danau Indah Kalibaru, Sudrajat, menyampaikan aspirasi masyarakat sekitar agar akses menuju sekolah nantinya tetap melalui kawasan wisata Danau Indah Kalibaru. Menurutnya, hal tersebut bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga memiliki nilai strategis untuk menggerakkan potensi lokal.
“Hal ini bertujuan agar keberadaan sekolah dapat sekaligus menjadi pemicu kemajuan destinasi wisata serta memberdayakan UMKM masyarakat sekitar,” ungkap Sudrajat dalam forum diskusi.pada rabu ,(18/6/2025).
Sebagai bentuk tindak lanjut konkret, pada Jumat mendatang akan digelar rapat lanjutan yang akan memfokuskan pembahasan pada gambar rencana pembangunan. Dalam agenda tersebut, Pokdarwis diminta untuk menyiapkan alternatif gambar rencana sebagai bahan pertimbangan perbandingan.
Perwakilan dari Bidang Aset Provinsi Jawa Barat, Farhan, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengupayakan kehadiran langsung perwakilan Pokdarwis dalam rapat lanjutan tersebut. Tujuannya agar Pokdarwis dapat memberikan penjelasan langsung kepada pihak-pihak terkait mengenai potensi kawasan serta integrasi rencana akses sekolah.
“Sinergi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif untuk menciptakan ruang pendidikan yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi lokal dan pelestarian wisata,” ujar Farhan.
Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan pembangunan SMAN 20 dan SLB Negeri di Kalibaru tidak hanya menjawab kebutuhan pendidikan di Kota Bekasi, tetapi juga menjadi model pembangunan berkelanjutan yang mendukung sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar.
Terpantau pertemuan tersebut dihadiri PLT Kepala Sekolah SMAN 20 Kota Bekasi – Waluyo beserta jajaran, PLT Kepala Sekolah SLB Negeri – Dewi Wulandari, Disdik KCD Wilayah III Farhan , Bappeda Kab Bekasi, Staf Disdik Provinsi Jabar dan PKLK Arfan dan Pradipta, Ketua RW 06 Kelurahan Kalibaru.
