Kasus Anak Jadi Sorotan, Menteri PPPA Turun Langsung ke Kota Bekasi

Potretkita.com – Kota Bekasi || Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di kawasan Medan Satria, Kota Bekasi, menjadi perhatian publik secara luas. Peristiwa memilukan ini turut menarik perhatian Kabinet Menteri Merah Putih besutan Presiden Prabowo Subianto.

Salah satunya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi, turun langsung ke Kota Bekasi untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Foto : Kunjungan Menteri PPPA Republik Indonesia Arifatul Choiri Fauzi saat bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan KPAD, DP3A (Doc.cam)

Dalam kunjungannya, Menteri Arifatul menyampaikan bahwa kedatangannya memiliki dua agenda utama.

“Hari ini, pertama saya bersilaturahmi dan menyampaikan salam kepada Wali Kota Bekasi. Kedua, kami ingin berdiskusi tentang apa yang bisa dilakukan bersama sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi dari seluruh stakeholder dalam menangani persoalan ini secara komprehensif,” ujar Menteri PPPA saat ditemui di Kota Bekasi pada selasa, (17/6/2025).

Ia menjelaskan, kasus yang sedang ditangani melibatkan anak-anak berusia di bawah 12 tahun dan tergolong sebagai kejadian yang berada di luar batas normal.

“Ini adalah peristiwa yang sangat serius. Maka dari itu, kami sedang mengkaji lebih dalam dan mendiskusikan langkah-langkah strategis yang bisa diambil bersama,” katanya.

Sebagai tindak lanjut konkret, Menteri Arifatul menyebut bahwa telah dibentuk sebuah grup koordinasi lintas lembaga. Grup ini bertujuan agar jika terjadi peristiwa serupa, semua pihak bisa merespons secara cepat dan tepat untuk mengambil tindakan terbaik dalam menyelesaikan masalah.

Menanggapi pertanyaan terkait rumah rehabilitasi bagi korban dan proses terhadap terduga pelaku, Arifatul menegaskan bahwa saat ini sedang dilakukan proses assessment oleh tim yang terdiri dari berbagai pihak.

“Kita sedang menjangkau dan mempelajari kondisi baik korban maupun terduga pelaku. Karena ini menyangkut anak-anak, maka kami harus hati-hati dan komprehensif dalam penanganannya. Ini menjadi perhatian serius dari Kementerian PPPA,” tegasnya.

Kementerian bersama Pemerintah Kota Bekasi dan sejumlah instansi terkait kini tengah berupaya memastikan perlindungan maksimal terhadap korban, serta menjamin bahwa proses hukum terhadap pelaku tetap berjalan dengan semestinya, dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan dan perlindungan hak anak.