Kisah Ibu Nurul Direspon Wakil Wali Kota Bekasi

Potretkita.com – Kota Bekasi || Suasana haru mewarnai ruang kerja Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, ketika seorang ibu bernama Nurul datang sambil menangis dan menggendong putrinya yang tengah sakit. Dengan suara bergetar, ia memohon pertolongan untuk sang anak, Aisyiah Putri, yang kini berusia 10 tahun namun harus berjuang melawan penyakit komplikasi yang membuat kondisi fisik dan mentalnya semakin memburuk.

Nurul, yang datang dengan penuh harap, menyampaikan langsung keluh kesahnya di hadapan Wawali. Ia tak kuasa menahan air mata saat menceritakan derita yang dialami putrinya.

“Maafkan saya, Pak. Saya datang langsung karena benar-benar butuh pertolongan. Anak saya semakin hari kondisinya makin buruk. Tolong bantu, Pak, bawa anak saya berobat,” ujar Nurul dengan suara lirih sambil menangis sesenggukan.

Ia juga menyampaikan rasa takut dan cemas yang terus menghantuinya sebagai seorang ibu. Melihat sang anak kesakitan setiap hari, Nurul merasa sangat terpukul dan tak tahu harus berbuat apa. Kesulitan ekonomi juga membuatnya kesulitan membawa sang putri berobat ke fasilitas kesehatan yang memadai.

“Saya menangis setiap hari melihat kondisi anak saya. Saya takut membayangkan masa depannya. Tolong bantu saya agar dia bisa sembuh dan hidup normal seperti anak-anak lainnya. Terima kasih, Pak, atas bantuan dan perhatian Bapak,” ucapnya penuh haru.

Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, langsung menunjukkan empati dan kepeduliannya. Ia menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan segera menginstruksikan agar anak Nurul dirujuk ke Rumah Sakit Chasbullah Abdulmadjid (RSCAM) Kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.

“Saya turut prihatin atas kondisi anak Ibu Nurul. Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat. Kami akan bantu segera rujuk ke RSCAM Kota Bekasi, dan mencari solusi terbaik untuk pengobatan anak Ibu,” ujar Wawali Abdul Harris Bobihoe.pada senin ,(2/6/2025)

Tindak lanjut pun langsung diberikan. Ia meminta pihak RSCAM untuk segera menindaklanjuti kasus tersebut dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi Aisyiah Putri.

Selain itu, sebagai bentuk dukungan moril dan materil, Wawali juga memberikan bantuan kepada Ibu Nurul untuk meringankan beban selama mendampingi proses pengobatan putrinya.

“Semoga anak Ibu Nurul bisa segera pulih dan kembali tersenyum, bermain bersama teman-temannya seperti anak-anak pada umumnya,” pungkasnya penuh harap.

Kisah ini menjadi potret nyata perjuangan seorang ibu demi kesembuhan buah hatinya, sekaligus gambaran pentingnya kehadiran pemerintah dalam merespons cepat dan tanggap terhadap kebutuhan warganya.