Masjid Baitul Jihad, Dibangun Dengan Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

Agama, Berita0 Dilihat

Potretkita.com – Kota Bekasi || Kemegahan rumah ibadah bernama Masjid Baitul Jihad yang berlokasi di RW 36, Kemang Pratama 2, Rawalumbu, Kota Bekasi, resmi dibuka untuk umum pada Minggu, 4 Mei 2025.

Ketua Pembangunan Masjid Baitul Jihad, Nurhadi, menjelaskan bahwa pendirian masjid ini merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong dari berbagai pihak. Mulai dari donatur individu hingga lembaga, semua terlibat dalam pembangunan masjid yang kini menjadi ikon baru di kawasan Kemang Pratama 2.

“Yang mendirikan ini banyak pihak, banyak donatur, rekanan, instansi, dan individu. Ada yang menyumbang hingga Rp2,16 miliar, ada juga yang Rp1 miliar dan Rp1,3 miliar. Semuanya dengan niat lillahi ta’ala, mengharapkan ridha Allah SWT,” ungkap Nurhadi. Pada Minggu , (4/5/2025).

 

Pengurus DKM Masjid Baitul Jihad Kemang pratama 2 RW 36 Kelurahan Bojong rawalumbu, kecamatan rawalumbu Kota Bekasi saat usai diresmikan (dok.cam)

Nurhadi mengatakan, Masjid ini didesain oleh arsitek ternama, Ridwan Kamil, dan berdiri di atas lahan seluas 2.406 meter persegi, dengan bangunan dua lantai seluas 2.100 meter persegi. Masjid ini mampu menampung hingga 1.500 jamaah dalam suasana yang sejuk berkat fasilitas AC yang memadai.

“Pembangunannya luar biasa cepat. Total hanya memakan waktu 7 bulan, termasuk proses perataan aula lama selama 1,5 bulan. Jadi, pembangunan masjid ini selesai dalam waktu efektif 5,5 bulan atau 160 hari,” tambahnya.

Masjid Baitul Jihad tidak hanya difungsikan untuk kegiatan ibadah, tetapi juga membuka diri untuk berbagai kegiatan sosial dan pendidikan.

“Kami punya PSN Baitul Jihad, dari TK, SD, hingga SMA. Semua gratis, sebagai bentuk kontribusi masyarakat Kemang Pratama untuk membantu tetangga, kaum duafa, dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Harapannya, anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa bersekolah, mendapatkan pendidikan, dan keluar dari lingkaran kemiskinan,” jelas Nurhadi.

Masjid ini juga memiliki fasilitas yang mendukung kenyamanan musafir, seperti kamar mandi yang layak, ruang itikaf dengan tempat tidur, serta menyediakan sekitar 1.000 porsi buka puasa setiap bulan Ramadan.

“Kami terbuka untuk berbagai kegiatan positif—kajian, pengajian rutin, atau kegiatan sosial lainnya, selama tidak bertentangan dengan ajaran agama. Dan tentu, semua fasilitas kami jaga keamanannya agar tetap kondusif,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia Diana kusumastuti mengatakan diresmikannya rumah ibadah yang megah ini agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, kedepannya saya harapkan masjid ini bisa tetap dikelola, dipelihara, dan tentunya untuk kemampuan masyarakat semuanya di sini, ” ungkapnya.

Ditempat yang sama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan bahwa masjid ini merupakan aset berharga bagi Pemerintah Kota Bekasi.

“Masjid ini sangat representatif dan nyaman, serta menjadi sarana penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat dalam upaya membangun Kota Bekasi yang lebih baik, ” ujarnya.

Tri juga mengapresiasi inisiatif dan kontribusi masyarakat yang telah menggunakan dana secara mandiri untuk membangun masjid yang megah ini.

“Ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Saya kira menjadi apresiasi dari pemerintah Kota Bekasi, ” katanya.

Adapun Peresmian masjid dihadiri, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, Ketua Otorita IKN, Basuki Hadimoeljono, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Camat Rawalumbu, Nia Aminah Kurniati, Ketua Pembina Yayasan Baitul Jihad, Ahmad Raya Syirwani, Ketua Yayasan Baitul Jihad Indra Gema, Ketua RW se-Kemang Pratama, Pengurus DKM se-Kemang Pratama, dan para tokoh agama maupun masyarakat se-Kemang Pratama.