Soal Sosialisasi Perencanaan, Begini Penjelasan Kabid PKKLHPH DLH Kota Bekasi

Berita, Kesehatan0 Dilihat

Potretkita.com – Kota Bekasi || Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan) menggelar sosialisasi terkait perencanaan dan pengawasan pembangunan di tingkat Kecamatan Bekasi Utara tahun 2025.

Acara berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bekasi Utara dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Bekasi Utara, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW), serta Pokja Banjir.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan Hidup dan Penegakan Hukum (PPKLHPH), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Andy Frengky menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi dengan forum Rukun Warga (RW) di Kecamatan Bekasi Utara.

Foto: Kabid PKKLHPH Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Andy Frengky (Sisi kiri Kedua) Camat Bekasi Utara Sumpono Brama (sisi kiri ketiga) saat Giat Sosialisasi Perencanaan dan pengawasan pembangunan tingkat kecamatan Bekasi Utara (dok.cam)

“Ini salah satu hal positif bagaimana kita mencoba mengawal kegiatan-kegiatan, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi, melibatkan unsur masyarakat supaya tepat sasaran.” kata Kabid PKKLHPH DLH, Andy Frengky. seusai acara, pada selasa ,(29/4/2025).

Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahap pembangunan untuk memastikan hasil yang lebih baik dan sesuai kebutuhan.

Mengenai persoalan masalah lumpur dan rumput di kali teluk pucung, Ia menegaskan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan Dinas BMSDA untuk membersihkan terutama di sepanjang kali.

“Kegiatan kali bersih ini bertujuan untuk mengangkat sedimentasi, gulma, dan sampah yang ada di kali-kali di Kota Bekasi,” tambahnya.

Mengenai keterkaitan dengan UPTD Kebersihan Bekasi Utara. Ia memaparkan bahwa kegiatan pembersihan lingkungan dilakukan secara rutin.

“Kami memiliki pasukan katak yang bertugas membersihkan sampah dan gulma di kali-kali di Kecamatan Bekasi Utara,” ujarnya.

Andy Mengaku, tim telah melakukan monitoring secara berkala dan menerima masukan atau pengaduan dari masyarakat. Jika diperlukan, pihaknya juga dapat menggunakan alat berat untuk membersihkan area yang sulit dijangkau.

“Kami berkolaborasi dengan DBMSDA untuk bantuan alat berat, dan jika tidak memungkinkan, tim pematusan dan pasukan katak akan diturunkan,” pungkasnya.

Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan di Kecamatan Bekasi Utara.

Dengan adanya kerjasama antara Pemerintah Kota Bekasi dan berbagai elemen masyarakat, diharapkan lingkungan di wilayah ini dapat terjaga kebersihannya dan pembangunan yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran.